TETAMU

Jumaat, 15 Jun 2012

sembilan

sembilan yang esoknya sepuluh
diamnya memercik peluh
gelapnya perlukan penyuluh
perginya tanpa disuruh

tongkat dicari rantai diikat
tidak jauh tidak dekat
mungkin belum cukup likat
adunan sama naik dipekat

putih tidak mungkin hitam
hitam selamanya kelam

hitam tidak mungkin dipandang
putih tidak pernah kecundang

menanti terus menanti
jawapan tidak di sini
diam seribu erti
tafsir di dalam mimpi
tatkala alam ini sepi

Tiada ulasan: