Sisi yang sepi
Ada di sini
Tapi
Bisa tak nampak lagi
Kerna ia pandai sembunyi
Sisi yang sepi
Jika diterokai
Baru akan paham isi hati
Barulah engkau akan tangisi
Sisi yang sepi
Jika terus diterokai
Akan menghidupkan malam ini
Dengan unggas yang berbunyi
Sisi yang sepi
Bukan kisah cintakan diri
Tapi semuanya kerna Ilahi
Yang mencipta jasad ini
Sisi yang sepi
Tak semua memahami
Kerna tak semua mengetahui
Betapa pedih selama ini
Sisi yang sepi
Jika terus menerus begini
Menanggung seorang diri
Kelak nanti memakan diri
Sisi yang sepi
Dijadikan sumber inspirasi
Menjadikan diri ini
Kelihatan masih kuat lagi
Sisi yang sepi
Ingin saja diterokai
Walau tahu air mata yang menanti
Tatkala mula memahami
Sisi yang sepi
Bukan kisah pasai hati
Ikut hati mati
Ikut diri terus menanti
Sisi yang sepi
Dugaan Ilahi
Kerna Dia Mengetahui
Aku mampu menangani
Sisi yang sepi
Adakah terus menyepi
Terasa lembut di pipi
Terlalu sakit di hati
Sisi yang sepi
Bukan itu yang dicari
Tapi banyak yang dimungkiri
Sehingga diri yang terkunci
Sisi yang sepi
Jika benar memahami
Sungguh jiwamu murni
Akan alam lestari
Sisi yang sepi
Bak bulan dan matahari
Sentiasa silih berganti
Bergantung kekuatan diri
Sisi yang sepi
Jangan cuba dihayati
Kerna ia bukan dirai
Tapi sekadar ada di sisi
Sisi yang sepi
Hingga bila terus begini
Adakah cukup kuat diri ini
Sehingga menghadap Ya Ilahi
Sisi yang sepi
Bukannya drama bersiri
Tak mahu jadi mimpi
Menerimanya sebagai realiti
Sisi yang sepi
Tidak ingin sekali
Terus menghampiri
Mahupun dihampiri
Sisi yang sepi
Jika diratapi
Nescaya gugur air suci
Mengalir tanpa henti
Sisi yang sepi
Sepinya sisi ini
Kini aku terus menanti
Apa pulak selepas ini
Sisi yang sepi
Sepinya sisi ini
Sehingga ada tidak menyedari
Bahawa diri ini sudah mati
Sisi yang sepi
Syukurku pada Ilahi
Tiada sapa yang memahami
Sebaik Engkau Ya Ilahi
Tiada ulasan:
Catat Ulasan