TETAMU

Selasa, 13 Mei 2014

Kangkang Buana

Madah tika langit terbuka
Bicara hamba dengan Pencipta
Menadah tangan penuh dosa
Menunduk kepala sang pendusta

Tidak pernah bertentang mata
Bila bertentang tenang wajahnya
Duduk diam seribu bahasa
Tiada apa peroleh darinya

Bila disoal apa sebabnya
Turun ilham alam jawapannya
Lihat kembali cerah langitnya
Langkah berani lurus jalannya

Entah bila beduk berbunyi
Bukan tanda manusia berhenti
Ada lagi masih menyanyi
Mendayu lagu emas dan kati

Mengapa ada hitam dan putih
Yang terbuang atau terpilih
Masih mencuba atau letih
Pasti ada yang selisih

Lenggang si cantik rupa
Menarik arjuna tanpa dipaksa
Lenggang si buruk rupa
Dalam sembunyi pelihara mahkota

Merenung kuman dan kaca
Terbeliak bulat melihat rama-rama
Gajah lalu di depan mata
Tepinya ada sang rusa

Setiap jantung mula berirama
Tidak harmoni tidak senada
Mungkin guna biola lama
Digesek terjaga dari lena


Tiada ulasan: